Senin, 18 Mei 2020
TABLIGH AKBAR HARI BERMUHAMMADIYAH OLEH USTADZAH OKY SETIANA DEWI
JUARA 1, 2, dan 3 TRAY OUT TINGKAT SMP/MTS DI SMK MUHAMMADIYAH 2 ANDONG
Minggu, 17 Mei 2020
JUARA 1 TRAY OUT TINGKAT SMP/MTS DI SMK NEGERI 1 KLEGO
SEJARAH TAPAK SUCI (OLEH SMP MUH PK ANDONG)
MELACAK JEJAK SEJARAH
TRADISI PENCAK SILAT sudah berurat-berakar dikalangan masyarakat Indonesia sejak lama. Sebagaimana seni beladiri di negara-negara lain, pencak sitat yang merupakan seni beladiri khas Indonesia memiliki ciri khas tersendiri yang dikembangkan untuk mewujudkan identitas. Demikian pula bahwa seni beladiri pencak silat di Indonesia juga beragam dan memiliki ciri khas masing-masing.
Tapak Suci sebagai salah satu varian seni beladiri pencak silat juga memiliki ciri khas yang bias menunjukkan identitas yang kuat. Ciri khas tersebut dikembangkan metalui proses panjang dalam akar sejarah yang dilatuinya.
Berawal dari atiran pencak sitat Banjaran di Pesantren Binorong Banjarnegara pada tahun 1872, atiran ini kemudian berkembang menjadi perguruan seni bela diri di Kauman Yogyakarta karena perpindahan guru (pendekarnya), yaitu KH. Busyro Syuhada, akibat gerakan perlawanan bersenjata yang dilakukannya sehingga ia menjadi sasaran penangkapan yang dilakukan rezim colonial Belanda. Di Kauman inilah pendekar KH. Busyro Syuhada mendapatkan murid-murid yang tangguh dan sanggup mewarisi keahliannya dalam seni pencak silat.
Perkembangan kedua perguruan ini semakin hari
semakin pesat dengan pertambahan murid yang cukup banyak. Murid-murid dari
perguruan ini kemudian banyak menjadi anggota Laskar Angkatan Perang Sabil
(APS) untuk melawan penjajah, dan banyak yang gugur dalam perlawanan bersenjata.
Lahirnya pendekar-pendekar muda basil didikan perguruanCikaumandan Seranoman memungkinkan untuk mendirikan
perguruan- perguruan baru, yang di antaranya ialah Perguruan Kasegu pada tahun
1951. Atas desakan murid-murid dari Perguruan Kasegu inilah inisiatif untuk
menggabungkan semua perguruan sitat yang sealiran dimulai. Pada tahun 1963,
desakan itu semakin kuat, namun mendapatkan tentangan dari para ulama Kauman
dan para pendekar tua yang merasa terlangkahi. Dengan pendekatan yang intensif
dan dengan pertimbangan bahwa harus ada kekuatan fisik yang dimiliki ummat
Islam menghadapi kekuatan komunis yang melakukan provokasi terhadap ummat
Islam, maka gagasan untuk menyatukan kembali kekuatan-kekuatan perguruan yang
terserak ke datam satu kekuatan perguruandimulai.Seluruhperangkat
organisasional dipersiapkan, dan akhirnya disepakati untuk menggabungkan
kembali kekuatan-kekuatan perguruan yang terserak ke datam satu kekuatan
perguruan, yaitu mendirikan Perguruan Tapak Suci pada tanggal 31 Juli 1960 yang
merupakan keberlanjutan sejarah dari perguruan-perguruan sebelumnya.
Pada perkembangan selanjutnya, Perguruan Tapak Suci yang
berkedudukan di Yogyakarta akhirnya berkembang di Yogyakarta dan daerah- daerah
lainnya. Setelah meletusnya pemberontakan G30 S/PKI, pada
tahun 1966 diselenggarakan Konferensi Nasional I Tapak
Suci yang dihadiri oleh para utusan Perguruan Tapak
Suci yang tersebar di berbagai daerah di
Indonesia. Pada saat itulah berhasil
dirumuskan pemantapan organisasi secara nasional,
dan Perguruan Tapak Suci dikem-bangkan lagi namanya
menjadi Gerakan dan Lembaga Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci Putera
Muhammadiyah. Dan pada Sidang Tanwir Muhammadiyah tahun 1967, Tapak Suci Putera
Muhammadiyah ditetapkan menjadi organisasi otonom di lingkungan Muhammadiyah,
karena Tapak Suci Putera Muhammadiyah juga mampu dijadikan wadah pengkaderan
Muhammadiyah.
PRINSIP DASAR ORGANISASI
Tapak Suci Putera Muhammadiyah adalah organisasi otonom di
lingkungan Muhammadiyah yang beraqidah Islam, bersumber pada Al-Qur'an dan
As-sunnah, berjiwa persaudaraan, dan merupakan perkumputan dan perguruan seni
bela diri. Maksud dan tujuan Tapak Suci adatah sebagaiberikut:
1.Mendidik serta
membina ketangkasan dan ketrampilan pencak sitat sebagai seni beladiri Indonesia.
2.Memelihara kemurnian
pencak sitat sebagai seni beladiri Indonesia yang sesuai dan tidak menyimpang
dari ajaran Islam sebagai budaya bangsa yang luhur dan bermoral.
3.Mendidik dan membina
anggota untuk menjadi kader Muhammadiyah.
4.Metalui seni beladiri
menggembirakan dan mengamalkan dakwah amar ma'ruf nahi munkar dalam usaha
mempertinggi ketahanan Nasional.
Pencapaian maksud dan
tujuan Tapak Suci tersebut dilakukan dengan upaya-upaya berikut:
1. Memperteguh iman,
menggembirakan dan memperkuat ibadah serta mempertinggi akhlaq yang mulia
sesuai dengan ajaran Islam.
2. Menyelenggarakan
pembinaan dan pendidikan untuk melahirkan Kader Muhammadiyah.
3. Menyelenggarakan
pembinaan seni Beladiri Indonesia.
4. Mengadakan
penggalian dan penelitian limu Seni Beladiri untuk meningkatkan dan
mengembangkan kemajuan Seni Beladiri Indonesia.
5.Aktif datam lebaga
olahraga dan seni baik yang diadakan oleh Pemerintah maupun swasta yang tidak
menyimpang dari maksud dan tujuan Tapak Suci.
6. Menggembirakan
penyelenggaraan dakwah amar ma'ruf nahi mungkar sesuai dengan proporsi seni
beladiri.
7. Menyelenggarakan
pertandingan dan tomba serta pertemuanuntuk memperluas pengalaman dan
persaudaraan.
8. Menyelenggarakan
usaha lain yang dapat mewujudkan tercapainya meksud dan tujuan
SEJARAH PATROLI KEAMANAN SEKOLAH (PKS) SMP MUH PK
SEJARAH
Pada tanggal 5 Mei 1975 dibentuklah suatu wadah yang bernama Polisi Keamanan Sekolah.
Pada
saat itu ruang lingkup tugas yang diemban Polisi Keamanan Sekolah masih sempit,
yaitu hanya sebatas menjaga keamanan sekolah dari tindakan-tindakan yang
dilakukan oleh siswa tersebut.
Untuk
memperluas ruang lingkup dari tugas Polisi keamanan sekolah, maka pada tanggal
5 Juni 1975 Polisi Keamanan Sekolah diganti namanya dengan Patroli Keamanan
Sekolah dengan persetujuan dari Bapak Letkol. Anton Sudjarwo. Ruang lingkup
dari Patroli kemanan Sekolah mengalami penyempitan dan perluasan.
![]() |
| Dokumen SMP MUH PK |
Tugas
dipersempit dibidang keamanan, dimana tugas yang diemban Patroli Keamanan
Sekolah hanyalah sebagai pengawas atau pemantau dari tindakan-tindakan negative
yang terjadi di sekolah untuk selanjutnya dilaporkan kepada pihak guru.
Sedangkan perluasannya yaitu pada bidang kelalulintasan, dimana seluruh anggota
Patroli Keamanan Sekolah wajib mengetahui peraturan-peraturan kelalulintasan.
Dalam
kegiatan ekstrakurikuler ini, para siswa dilatih menjadi semacam “polisi sekolah”. Tidak hanya itu saja banyak sekali
pengetahuan yang didapat oleh seorang anggota PKS. Mereka diberi pelajaran
mengenai Narkoba dan Kenakalan Remaja, supaya mereka tahu betapa
membahayakannya Narkoba itu. Latihan Baris berbaris, kedisiplinan, kekompakan,
terutama Gerakan-gerakan pengaturan lalu lintas, yang biasanya di terapkan di
lingkungan sekolah masing-masing. Selain itu semua tugas PKS juga menjaga keamanan
dan ketertiban dilingkungan sekolah.
Pada tanggal 1 September 1970 PKS
diadakan oleh TNI. Dahulu PKS adalah PS, yaitu Polisi Sekolah. dan diganti
menjadi PKS, yaitu Patroli Keamanan Sekolah. Pada tahun 1990 adanya pemisahan
PKS dan TNI wajib militer (WAMIL) yang dibentuk untuk menertibkan masyarakat.
PKS didirikan di Garut pada tahun 1979 yang mengikuti organisasi PKS adalah
SMP, SMA dan Instruktur.
![]() |
| Dokumen SMP MUH PK |
Dasar-
Dasar Pembentukan PKS
– PKS
dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Departmen Pendidikan Nasional dan
Kebudayaan bekerja sama dengan keputusan Kepolisian Republik Indonesia.
–
Instruksi mentri P dan K no 447/VIII-1/5 Tanggal 16 Pebruari 1984
–
Juklak Kapolri no Pol : Jungklak/2/XII/1984 tanggal 28 Desember 1984 tentang
pembentukan PKS.
– UUD
LANTAS No.5 thn 1978
–
Telegram Kapolri Jabar No. Pol: T/108/1994 pada tanggal 19 September 1994
tentang: Pembinaan dan Pemantapan PKS ditingkat SLTP/SLTA.
B. KE-PKSan
PKS
adalah suatu wadah partisipasi siswa yang bergerak dibidang lantas khususnya
penyebrangan umumnya di sekolah masing-masing.
PKS
singkatan dari Patroli Keamanan Sekolah
–
Patroli : berkeliling
–
Kamanan : Tempat yang terhindar dari HTAG ( Hambatan Tantangan Ancaman dan
Gangguan )
–
Sekolah : Tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar
Lantas
adalah suatu gerak pindah benda dari titik A ke titik B atau dari suatu tempat
ke tempat lainnya baik berupa hewan, kendaraan maupun manusia.
Jalan
adalah tempat atau sarana suatu benda, hewan maupun manusia dari suatu tempat
ke tempat lain atau dari suatu titik ke titik lain.
JUARA UMUM JAMBORE DAERAH
Ba’da salam, puji syukur kehadirat Allah SWT
yang telah melimpahkan rahmat, hidayah serta inayah-Nya kepada kita semua.
Sholawat serta salam semoga selalu tercurah
kepada Nabi kita, Nabi besar Muhammad SAW yang telah membawa kita dari
zaman kegelapan ke zaman yang terang seperti pada saat ini.
![]() |
| Dokumen SMP MUH PK |
Kami ucapakan selamat dan sukses atas prestasi yang telah di raih oleh SMP Muhammadiyah 2 Boyolali Program Khusus (SMP MUH PK Andong) atas prestasi Juara Umum dam acara Jambore Daerah (Jamda) Se-Kabupaten Boyolali. Kami sangat memberikan apresisi betul terhadap siswa siswi dan bapak ibu ustadz dan ustazah pandamping dan sekaligus pembina dalam acara tersebut.
![]() |
| Dokumen SMP MUH PK |
Sabtu, 16 Mei 2020
SEJARAH HIZBUL WATHON (HW)
![]() |
| Dokumen SMP MUH PK Andong |
Bermula dari perjalanan dakwah yangdilakukan Kiai Ahmad Dahlan
ke Surakarta pada tahun 1920, berdirinya Hizbut Wathan merupakan inovasi
terbuka dan kreatif untuk membina anak- anak muda dalam keagamaan dan
pendidikan mereka. Ketika melewati alun-alun Mangkunegaran, Kiai Dahlan melihat
anak-anak muda berseragam ( para anggota Javaannsche Padvinder Organisatie ),
berbaris rapi, dan metakukan berbagai kegiatan yang menarik. Mereka kelihatan
tegap dan disiplin. Sekembalinya di Yogyakarta, Kiai Dahlan memangit beberapa
guru Muhammadiyah untuk membahas metodologi baru dalam pembinaan anak-anak muda
Muhammadiyah, baik di sekolah-sekolahmaupun di masyarakat umum. Kiai Dahlan
mengungkapkan bahwa alangkah baiknya kalau Muhammadiyah mendirikan padvinder
untuk mendidik anak-anak mudanya agar memiliki badan yang sehat serta jiwa yang
luhur untuk mengabdi kepada Allah.
Metode padvinder diambil sebagai metode pendidikan anak muda
Muhammadiyah di luar sekolah. Hal ini sangat bermanfaat bagi metode pendidikan
dan dakwah yang dilakukan Muhammadiyah, yang semuanya merupakan tindakan
strategis yang sangat erat dengan masa depan Islam, pembaharuan masyarakat dan
bangsa, serta kecepatan penyebaran gagasan-gagasan pembaharuan dan da'wah
Islam.
Gagasan Kiai A. Dahlan tersebut kemudian dikembangkan lagi,
setelah diadakan pembahasan oleh beberapa orang yang dipelopori oleh Soemodirdjo,
dengan mendirikan Padvinder Muhammadiyah yang terbentuk pada tahun 1921
(Almanak Muhammadiyah, 1924: 49, lihat juga Almanak 1357 H: 226-227) yang
diberi nama nama Hizbut Wathan. Namun ada pendapat lain yang mengemukakan bahwa
Hizbut Wathan berdiri pada tahun 1919.
Aktivitas-aktivitas kepanduan di lingkungan Muhammadiyah segera
dimulai. Syarbini, seorang bekas anggota militer Belanda dan bekas order
office, mengadakan latihan berbaris dan berolahraga setiap hari Ahad sore di
halaman Sekolah Muhammadiyah Suronatan. Kian hari kian bertambah pengikutnya,
tidak lagi terbatas pada guru saja, juga banyak para pemuda Kauman yang ikut
berlatih. Yang sangat menarik perhatian masyarakat ialah adanya barisan
Padvinder Muhammadiyah yang tegap, disiplin, dan rapi, yang merupakan hal yang
sangat menarik bagi masyarakat saat itu.
Semboyan Hizbut Wathan pada waktu itu ialah setia kepada util
amri; sungguh berhajat akan menjadi orang utama; tahu akan sopan santun dan
tidak akan membesarkan diri; boleh dipercaya; bermuka manis; hemat dan cermat;
penyayang; suka pada sekalian kerukunan; tangkas, pemberani, tahan, serta
terpercaya; kuat pikiran menerjang segata kebenaran; ringan menolong dan rajin
akan
kewajiban; menetapi akan undang-undang Hizbul Wathan (Almanak
Muham-madiyah, 1924: 50). Dari semboyan (kewajiban) Hizbut Wathan ini dapat
diketahui semangat, cita-cita dan karakter yangakan itanamkan pada setiap anggota pandu Hizbut Wathan.
Semboyan itu kemudian menjadi Undang- Undang Hizbul Wathan, dan selalu
diucapkan pada setiap latihan dan upacara, sehingga meresap dalam kesadaran setiap anggota Hizbut Wathan, yang pada
akhirnya akan membentuk karakter dan kepribadian
setiap anggota pandu Hizbut Wathan.
Pada perkembangan selanjutnya, Hizbul Wathan banyak mendapatkan
sambutan hangat dari masyarakat umum dan kepanduan lain. Di Solo, Hizbut Wathan
mendapat tanggapan hangat dari Javaannsche Padvinder Organisatie. H izbut
Wathan juga banyak terlibat dalam berbagai aktivitas di masyarakat umum,
sehingga Hizbut Wathan akhirnya cepat dikenal di tengah masyarakat.
Dalam berbagai moment, seperti penghormatan
atas pengiringan Sultan Hamengkubuwono Vll yang pindah dari Keraton ke
Amburukmo, Hizbut Wathan banyak mengambil peran dalam prosesi tersebut. Dalam
setiap kongres yang diselenggarakan Muhammadiyah dan Aisiyah, Hizbut Wathan
selalu siap untuk membantu menyelenggarakan, menjaga keamanan, menyemarakkan
dengan barisan tambur dan terompetnya. Demikian pula di setiap hari besar Islam
dan hari besar nasional, Hizbut Wathan selalu tampil dalam barisan 'elite' yang
dengan gagah dan tegap berada di tengah-tengah barisan organisasi
kemasyarakatan yang lain. Juga, tidak jarang Hizbut Wathan tampil dalam
berbagai upacara jumenengan Sri Sultan
Hamengkubuono Vill. Di situ Hizbut Wathan tampil dengan barisan tambur dan
terompetnya yang dipimpin langsung oleh KHA.Dahlan.
Hizbut Wathan juga sering tampil senciri
dengan acara dan kegiatan yang menarik dan menjadi perhatian masyarakat. Pada
giliranya banyak warga masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi mudanya
tertarik untuk menjadi anggota Hizbul Wathan. Tidak sedikit dengan golongan
yang dulu tidak senang dengan Muhammadiyah tertari kepada Hizbut Wathan-nya,
bahkan dari kalangan kaum'abangan' pun tidak sedikit yang memasukan
anak-anaknya kedalam pandu Hizbut Wathan.Pesatnya kemajuan Hizbut Wathan
rupanya mendapat perhatian pihak NIPV, yaitu perkumpulan padvinder Hindia
Belanda yang merupakan cabang dari padvinderij di negeri Belanda (NPV). Pada
saat itu, gerakan padvinderij Hindia Belanda (Indonesia) yang dapat pengakuan
internasional adalah yang bergabung dalam NIPV tersebut yang merupakan
perwakilan NPV. Pimpinan NIPV datang ke Yogyakarta untuk mengajak Hizbut Wathan
bergabung ke dalam organisasi NIPV. Usaha-usaha Comissaris NIPVReneff) tiada
hentinya untuk mengajak Hizbut Wathan menjadi anggota NIPV, sehingga ketika
Kongres Muhammadiyah tahun 1926 di Surabaya, mereka mengambil inisiatif
mengikuti Hizbut Wathan dalam Kongres Muhammadiyah dari awal sampai akhir.
Pertemuan dilanjutkan lagi di Yogyakarta oleh wakil NIPV untuk mengajak Hizbut
Wathan masuk kedalam organisasi NIPV, tetapi Hizbul Wathan tetap ingin
mempertahankan kedaulatannya, tidak mau menerima tawaran dari Reneff (wakil
NIPV) tersebut, arena Hizbul Wathan mempunyai prinsip-prinsip
tersendiri.
Kepanduan HW dalam perjalanan sejarahnya telah menjadi wadah
pendidikan bagi generasi muda muhammadiyah yang berhasil, sekaligus menjadi
sarana da'wah yang ampuh. Banyak anak- anak muda yang tertarik memasuki
kepanduan Hizbul Wathan. Mereka merasakan banyak mendapatkan manfaat dan
keuntungan menjadi pandu Hizbul Wathan. Tidak sedikit pemuda- pemuda anggota
pandu Hizbut Wathan menjadi orang yang percaya diri dan memiliki keperibadian
yang baik (memiliki akhlak utama, luhur budi pekertinya, beriman serta bertaqwa
kepada Allah) serta menjadi warga masyarakat yang berguna.
Kepanduan Hizbut Wathan melahirkan orang- orang yang kemudian
tidak hanya menjadi tokoh Muhammadiyah, tetapi juga menjadi tokoh nasional,
seperti Soedirman (Panglima Besar TNI/Bapak TNI), Soedirman Bojonegoro (Mantan
Pangdam Brawijaya), Syarbini (Mantan Pangdam Diponogoro/Menteri Veteran), M.
Amien Rais (Ketua MPR), Soeharto (mantan Presiden RI II), Daryadmo (Mantan
Ketua MPR), Feisal Tanjung (mantan Menko Polkam), Hari Sabarno (Wakil Ketua
MPR), dan lain-lain.
Pertumbuhan Muhammadiyah di masa awal tidak dapat dilepaskan
dari peranan HW yang selalu menjadi pelopor dalam setiap perintisan berdirinya
Cabang dan Ranting Muhammadiyah. Sebelum Muhammadiyah berdiri di suatu daerah,
biasanya lebih dahulu telah berdiri HW. Oleh karena itu, dari HW ini kemudian
lahir pemimpin, da'i, dan mubaligh yang ulet, percaya diri, dan disiplin, serta
mereka menjadi penggerak Muhammadiyah. Hizbut Wathan diakui sebagai wadah untuk
mendidik generasi muda menjadi generasi muda yang disiplin, jujur,
berani,mandiri, dan terampil dan berjiwa perwira sebagaimana ditanamkan datam
kesadaran setiap anggota Hizbut Wathan metalui perjanjian Hizbul Wathan dan
Undang-undang Hizbul Wathan.
Perjalanan Hizbut Wathan terpotong oleh rasionalisasi yang
dilakukan pemerintah pada tahun 1960 bahwa seluruh organisasi kepanduan harus
melebur ke dalam pramuka. Dengan demikian, perjalanan sejarah pandu Hizbul
Wathan menjadi terhenti. Geliat untuk bangkit kembali muncul setelah datangnya
gelombang reformasi, yaitu keinginan untuk metahirkan kembali gerakan kepanduan
Hizbul Wathan. Pada Sidang Tanwir Muhammadiyah di Bandung pada tahun 2000
akhirnya diputuskan bahwa gerakan kepanduan Hizbut Wathan dilahirkan kembali
sebagai organisasi otonom di lingkungan Muhammadiyah.
PRINSIP DASAR ORGANISASI
Kepanduan Hizbul Wathan adalah organisasi otonom Persyarikatan
Muhammadiyah yang bergerak dalam bidang pendidikan kepanduan putra maupun
putri, merupakan gerakan Islam dan dakwah amar makruf nahi munkar, berakidah
Islam dan bersumberkan Al-Qur'an dan As-Sunnah. Organisasi ini didirikan dengan
tujuan untuk mewujudkan masyarakat utama, adil dan makmur yang diridlai Allah
dengan jalan menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam lewat jalur pendidikan
kepanduan.
Pencapaian maksud dan
tujuan HW dilakukan dengan upaya-upaya sebagai berikut:
1.Melalui jalur
kepanduan ingin meningkatkan pendidikan angkatan muda putra ataupun putri
menurut ajaran Islam.
2.Mendidik angkatan
muda putra dan putri agar menjadi manusia muslim yang berakhlak mulia, berbudi
luhur sehat jasmani dan rohani.
3.Mendidik angkatan
muda putra dan putrid menjadi generasi yang taat beragama, berorganisasi,
cerdas dan trampil.
4.Mendidik generasi
muda putra dan putri gemar beramal, amar makruf nahi munkar dan berlomba dalam
kebajikan.
5. Meningkatkan dan
memajukan pendidikan dan pengajaran, kebudayaan serta memperluas ilmu
pengetahuan sesuai dengan ajaran agama Islam.
6.Membentuk karakter dan
kepribadian sehingga diharapkan menjadi kader pimpinan dan pelangsung amal
usaha Muhammadiyah.
7. Memantapkan
persatuan dan kesatuan serta penanaman rasa demokrasi serta ukhuwah sehingga
berguna bagi agama, nusa dan bangsa.
8.Melaksanakan
kegiatan lain yang sesuai dengan tujuan organisasi.
PROGRAM KARAKTER AL ISLAM (MANASIK HAJI SMP MUH PK)
Pembelajaran manasik haji secara massal, dilaksanakan oleh ratusan siswa
bersama para guru dan karyawan SMP MUH PK Andong, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka praktik ujian sekolah.
Mayoritas peserta manasik, mengenakan busana warna putih-putih. Kegiatan
memperagakan pelaksanaan rukun ibadah haji ini, dilakukan pada bulan maret 2020 di gedung dakwah AL Kautsar Muhammadiyah Cabang Klego,
Boyolali. Tampil menjadi pembimbingnya, Guru Agama SMP MUH PK yaitu ustadz
Bagus Syarifudin dan Ustadz Gunardi.
Bersamaan dengan acara manasik haji tersebut, para siswa diajak makan
bersama di sekolah memakai lauk daging. Kepala SMP MUH PK Andong menyatakan, manasik haji kali ini diikuti kelas 9 bersama para guru pembimbing. ”Ini menjadi bagian dalam upaya pemberian
pendidikan karakter keagamaan, dan pemahaman tentang religiusitas mengenai
rukun serta tata cara menunaikan ibadah haji maupun ibadah umroh. Manakala
telah memiliki pemahaman tentang urutan rukun dan tatacara yang harus
dilakukan, maka dapat membekali diri seseorang mampu menjalankan ibadah haji
dan umroh secara mandiri.
Manasik haji, merupakan praktik peragaan pelaksanaan ibadah
haji sesuai dengan segala rukun-rukunnya. Dalam kegiatan manasik haji, para
peserta dilatih tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji yang dilaksanakan
ketika berada di Tanah Suci. Yakni mencakup tentang rukun haji beserta
rangkaian persyaratannya, ibadah wajib dan sunah, maupun hal-hal yang tidak
boleh atau dilarang dilakukan selama pelaksanaan ibadah haji.
Bersamaan itu, para peserta manasik juga diberikan tuntunan
tentang bagaimana cara melakukan praktik tawaf, sa’i, wukuf, lempar jumroh, dan
prosesi ibadah lainnya, dengan kondisi yang dibuat mirip dengan keadaan di
Tanah Suci. Dalam hal ini, juga dihadirkan miniatur duplikat Ka’bah, dan
penunjukkan sejumlah tempat yang harus dikunjungi oleh para calon jamaah haji
baik di Mekah maupun di Madinah. Para peserta manasik, juga diberikan pemahaman
tentang budaya, bahasa dan kondisi alam di Arab
PELANTIKAN IKANAT PELAJAR MUHAMMADIYAH (IPM) PERIODE 2019/2020
Selamat dan Sukses..
Ucapan Selamat, atas terpilihnya Ketua Ikatan Pelajar
Muhammadiyah (IPM) Baru SMP MUH PK Andong Baru Periode 2019/2020 Semoga
dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan benar dan semoga Ketua Ikatan
Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang baru dapat menjalan sesuai dengan jabatannya
Semoga dengan terpilihnya Restu Arief Prasetyo Ketua Ikatan
Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang baru ini, dapat mengemban amanahnya dan semakin
meningkatkan kinerja serta peran orgnisasi dan civitas Himpunan Siswa SMP MUH
PK Andong
Besar harapan kita dapat menjadi Himpunan Siswa yang
Profesional, Mandiri, dikenal oleh Masyarakat dan dapat memberikan peran /
solusi yang positif, serta dapat membangun dan membentuk Siswa-Siswi yang
profesional, sukses, dan mengharumkan Nama Besar SMP MUH PK Andong
Terus Berkarya, Sukseskan Kegiatan-kegiatan yang bermanfaat,
dan membangun kreatifitas Calon-calon Generasi Masa depan.
SMP PK
yesssssssss...!!!!!
Congratulations and success..
Congratulations, for the election of the Chairperson of the
New Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) of SMP MUH PK Andong in the 2019/2020 Period. Hopefully we can carry
out their duties properly and correctly and hopefully the new Student Council
Chairperson can run according to his position.
Hopefully, with the election of Restu Arief Prasetyo, the
new Chairperson of the Student Council, can carry out his mandate and further
improve the performance and role of the organization and the Student
Association of SMP MUH PK ANDONG
We hope that we can become a Student Association that is
Professional, Independent, known by the Community and can provide a positive
role / solution, and can build and form professional, successful, and great
Students of SMP MUH PK Andong
Continue to Work, Successful Activities that are useful, and
build the creativity of Future Generation candidates.
SMP PK
yesssssssss ... !!!!!
PPDB SISWA BARU SMP MUH 2 BOYOLALI PROGRAM KHUSUS (SMP MUH PK ANDONG)
SARAPAN PAGI SMP MUDUBOY BEKERJA SAMA MBG ANDONG Alhamdulillah program sarapan pagi SMPMUDUBOY di hari pertama berjalan dengan lancar Mengap...
-
SARAPAN PAGI SMP MUDUBOY BEKERJA SAMA MBG ANDONG Alhamdulillah program sarapan pagi SMPMUDUBOY di hari pertama berjalan dengan lancar Mengap...
-
Acara perpisahan menjadi agenda setiap tahun yang rutin digelar setiap momen kelulusan. Selain melepas siswa tingkat akhir untuk memasuki ...


















